Ada banyak teknik sunatan, pertama adalah dengan cara potong dan dijahit. Cara ini teknik lama yang mungkin angkatan saya (abu Fahsal) masih menggunakan cara ini. Pertama dibius, kemudian dipotong dan dijahit. Proses ini membutuhkan sekitar 1-2 minggu untuk kering. Biasanya untuk melindungin tempat "itu" digunakan batok kelapa. Kedua teknik laser, teknik ini dicobakan kepada Laskar, cara ini sebenarnya sangat cepat, hanya saja setelah sunat anaknya tidak bisa langsung beraktifitas karena bagian "itu" tidak terlindungi dan juga terasa masih sakit. Cara ketiga, yaitu yang kami cobakan kepada Fashal, teknik Klem. Teknik ini katanya ditemukan di Turki, pertama dipasang klep, disunat kemudian sekitar seminggu kemudian klepnya dibuka. Nah cerita tentang sunat pake klep untuk Fashal sudah ada di postingan sebelumnya, sekarang cerita tentang membuka klep. Dari awal memang kami sudah banyak membaca bahwa proses membuka klep ini tergolong yang agak sakit. Karena saat tabun...