Fashal Sunat (Edisi Buka Klep)
Ada banyak teknik sunatan, pertama adalah dengan cara potong dan dijahit. Cara ini teknik lama yang mungkin angkatan saya (abu Fahsal) masih menggunakan cara ini. Pertama dibius, kemudian dipotong dan dijahit. Proses ini membutuhkan sekitar 1-2 minggu untuk kering. Biasanya untuk melindungin tempat "itu" digunakan batok kelapa. Kedua teknik laser, teknik ini dicobakan kepada Laskar, cara ini sebenarnya sangat cepat, hanya saja setelah sunat anaknya tidak bisa langsung beraktifitas karena bagian "itu" tidak terlindungi dan juga terasa masih sakit. Cara ketiga, yaitu yang kami cobakan kepada Fashal, teknik Klem. Teknik ini katanya ditemukan di Turki, pertama dipasang klep, disunat kemudian sekitar seminggu kemudian klepnya dibuka.
Nah cerita tentang sunat pake klep untuk Fashal sudah ada di postingan sebelumnya, sekarang cerita tentang membuka klep. Dari awal memang kami sudah banyak membaca bahwa proses membuka klep ini tergolong yang agak sakit. Karena saat tabung dipasang, kemudian dibiarkan sekitar 5 hari, maka hubungan tabung dan kulit agak menyatu. Apalagi kalo saat disunat terdapat kotoran-kotoran.
Anyway, busway, sekarang sudah 5 hari sejak Fashal di sunat, tanggal 20 Juni 2015 (minggu) tepatnya jam 9.30 kami berangkat ke Rumah Sunatan untuk melakukan proses pembukaan klep. Setelah antri sekitar 15 menit, Fahsal disuruh masuk keruangan eksekusi. Dokter mulai dengan cepat melakukan proses pembukaan klep tersebut. Pertama bagian penahan berwarna putih digunting dan dibuka, setelah itu dengan sedikit memutar tabung dilepas.
Saudaraaaa.....saat proses memutar itulah ternyata rasa sakitnya meledak. Beda dengan Laskar dimana saat sunat menangis, sekarang saat Fahsal menangis saat dibuka tabungnya. Memang dokternya sudah bilang kalo ada kotoran putih sebelum sunat, maka biasanya saat dibuka ada lecet sedikit, tetapi 1 hari biasanya sudah kering. Setelah dibujuk-bujuk untuk diam, barulah kami turun dari lantai 2 dan pulang.
Nak....kami do'akan setelah proses sunat ini kamu menjadi lebih berani dan lebih sholeh....
Lengkong, 27 Juni 2015
Nah cerita tentang sunat pake klep untuk Fashal sudah ada di postingan sebelumnya, sekarang cerita tentang membuka klep. Dari awal memang kami sudah banyak membaca bahwa proses membuka klep ini tergolong yang agak sakit. Karena saat tabung dipasang, kemudian dibiarkan sekitar 5 hari, maka hubungan tabung dan kulit agak menyatu. Apalagi kalo saat disunat terdapat kotoran-kotoran.
Anyway, busway, sekarang sudah 5 hari sejak Fashal di sunat, tanggal 20 Juni 2015 (minggu) tepatnya jam 9.30 kami berangkat ke Rumah Sunatan untuk melakukan proses pembukaan klep. Setelah antri sekitar 15 menit, Fahsal disuruh masuk keruangan eksekusi. Dokter mulai dengan cepat melakukan proses pembukaan klep tersebut. Pertama bagian penahan berwarna putih digunting dan dibuka, setelah itu dengan sedikit memutar tabung dilepas.
Saudaraaaa.....saat proses memutar itulah ternyata rasa sakitnya meledak. Beda dengan Laskar dimana saat sunat menangis, sekarang saat Fahsal menangis saat dibuka tabungnya. Memang dokternya sudah bilang kalo ada kotoran putih sebelum sunat, maka biasanya saat dibuka ada lecet sedikit, tetapi 1 hari biasanya sudah kering. Setelah dibujuk-bujuk untuk diam, barulah kami turun dari lantai 2 dan pulang.
Nak....kami do'akan setelah proses sunat ini kamu menjadi lebih berani dan lebih sholeh....
Lengkong, 27 Juni 2015
Comments
Post a Comment